Efektivitas Video Animasi Berbasis VideoScribe terhadap Peningkatan Efikasi Diri dalam Pencegahan Gizi Kurang pada Balita

Authors

  • Wiwien Ellora Ester Riang Harefa Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia Author
  • Tuti Hertati Purba Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia Author

DOI:

https://doi.org/10.62358/k46zr025

Keywords:

Edukasi Gizi, Efikasi Diri, Gizi Kurang, media video

Abstract

Gizi kurang adalah kondisi kekurangan asupan zat gizi dalam waktu lama yang menyebabkan status gizi anak balita berada di bawah standar, ditandai dengan berat badan tidak sesuai dengan usia. Masalah ini berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, serta meningkatkan risiko kesakitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis video animasi Sparkol Videoscribe terhadap peningkatan efikasi diri ibu balita dalam menangani gizi kurang. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sibela, dengan pembagian dua kelompok yaitu kelompok kontrol tanpa intervensi dan kelompok eksperimen yang mendapatkan edukasi melalui media video. Subjek terdiri dari 42 ibu balita, masing-masing 21 orang per kelompok. Karakteristik responden menunjukkan mayoritas anak berusia 2 tahun (28,5%), berjenis kelamin perempuan (54,7%), ibu bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (35,7%), lulusan SMA (45,2%), dan memiliki pendapatan di bawah Rp500.000 (35,7%). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efikasi diri yang signifikan pada kelompok eksperimen, dari skor minimum 57,5% menjadi 67,5%, dan maksimum dari 87,5% menjadi 97,5%. Sementara itu, kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan kecil. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada kedua kelompok (p = 0,000 dan p = 0,001). Edukasi melalui video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri ibu dalam pengasuhan dan pencegahan gizi kurang. Strategi ini sangat relevan untuk diterapkan terutama pada ibu dengan tingkat pendidikan dan ekonomi rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. World Health Organization. WHO child growth standards: length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height and body mass index-for-age: methods and development. Geneva: World Health Organization; 2006.

2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman manajemen terpadu balita sakit (MTBS). Jakarta: Kemenkes RI; 2020

3. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2018.

4. Gupta, S., Nigam, R., & Jain, A. (2018). Maternal self-efficacy and parenting. Journal of Family Medicine and Primary Care, 7(3), 584–588. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_120_18

5. Lung-Guang, N. (2019). The effects of parental self-efficacy on child health behaviors and outcomes: A review of literature. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(18), 3211. https://doi.org/10.3390/ijerph16183211

6. Fauziah, R. (2015). Hubungan antara self-efficacy ibu dan tindakan pencegahan gizi kurang pada balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 3(2), 112–118.

7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Jakarta: Kemenkes RI; 2020

8. Bandura A. Self-efficacy: The exercise of control. New York: W.H. Freeman and Company; 1997.

9. Ginting IS, Angkat AH, Pasaribu SF, Lestari W. Pengaruh Penyuluhan Gizi Tentang Obesitas Menggunakan Media Animasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Pada Remaja di SMP Negeri 1 Lubuk Pakam. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi. 2024;2(1):180-98.

10. Mayer RE. Multimedia Learning. 2nd ed. New York: Cambridge University Press; 2009.

11. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.

12. Bandura A. Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman and Company; 1997.

13. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.

14. Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

15. Dahlan MS. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat dan Multivariat dengan SPSS. Jakarta: Epidemiologi FKUI; 2014.

16. Kurniawan, H., Suryani, N., & Lestari, R. (2020). Pengembangan media video animasi dalam edukasi kesehatan masyarakat. Yogyakarta: Penerbit EduHealth Press.Rastiti, E. (2019). Efikasi diri ibu dalam mencegah masalah gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas X. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 10(1), 45–52.

17. Sari, D. P., & Puspasari, N. M. (2019). Pentingnya edukasi gizi dalam pemberdayaan ibu balita di wilayah rentan gizi kurang. Jurnal Gizi dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 101–109.

Downloads

Published

2025-07-15

Issue

Section

Original Article

How to Cite

Efektivitas Video Animasi Berbasis VideoScribe terhadap Peningkatan Efikasi Diri dalam Pencegahan Gizi Kurang pada Balita. (2025). Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia, 2(2), 75-81. https://doi.org/10.62358/k46zr025

Similar Articles

1-10 of 16

You may also start an advanced similarity search for this article.