Analisis Implementasi Pengendalian Potensi Bahaya dengan Metode Hazard Control with The Hirarc pada Stasiun Kernel Di PKS PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill Tahun 2020

Authors

  • Suzan Fhitriana pakpahan S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia Medan Author
  • Henny Putri Lestari Simangunsong S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia Medan Author
  • Dian Maya Sari Siregar S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia Medan Author
  • Safrina Ramadhani4 S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.62358/4rxd2704

Keywords:

analisis, pengendalian, potensi bahaya, HIRARC

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah sarana untuk pencegahan kecelakaan, cacat, dan kematian sebagai akibat kecelakaan kerja, serta merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja dengan cara penerapan teknologi pengendalian perlindungan segala aspek yang berpotensi membahayakan para pekerja. Tujuan penelitian untuk menganalisis penerapan pengendalian potensi bahaya dengan metode HIRARC pada stasiun kernel di PKS PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pedoman wawancara yang dilakukan dengan cara memberi pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden sebagai informan dengan tujuan untuk menganalisis penerapan pengendalian potensi bahaya dengan metode HIRARC pada stasiun kernel di PKS PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill. Hasil Analisis penerapan pengendalian potensi bahaya dengan metode HIRARC pada stasiun kernel di PKS PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill terdapat identifikasi potensi bahaya sebanyak 4 kecelakaan kerja berupa terjatuh, terjepit, terpeleset, dan terpapar bahan kimia. Dengan adanya potensi bahaya tersebut, perusahaan melakukan lima tahap pengendalian risiko yaitu eliminasi, substitusi, rekayasa engineering, pengendalian administratif dan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). Kecelakaan kerja tersebut sesuai dengan ketentuan berdasarkan Matriks Identifikasi Sumber Bahaya dan Pengendalian Bahaya (ISBPR) yang dikenal dengan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Kesimpulan didapatkan faktor hambatan atau tantangan berupa tingkat kepatuhan dan konsistensi pekerja yang masih kurang mengenai pengendalian potensi bahaya yang berlaku baik pada peraturan perundang-undangan maupun peraturan perusahaan. Saran bagi pekerja stasiun kernel meningkatkan sosialisasi dan melakukan pengawasan secara rutin sehingga memberikan efek jera pada pekerja yang melanggar aturan di PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Depnaker RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. 2003.

Budiono S. Analisis Kecelakaan Kerja. Majalah Kesehatan Masyarakat Indonesia. 1991;

International Labour Organization. Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tempat Kerja Sarana untuk Produktivitas. Jakarta; 2013.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Angka Kasus Kecelakaan Kerja. 2016.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi Kesehatan Kerja. Jakarta; 2015.

Soehatman R. Pedoman Praktis Manajemen Risiko dalam Perspektif K3 OHS Risk Management. Jakarta: Jakarta Dian Rakyat; 2010. 43, 79, 104 p.

OHSAS 18001. Occupational Health and Safety Management System – Guideline For The Implementation of OHSAS 18001. 2007.

Siahaan H. Manajemen Risiko Pada Perusahaan dan Birokrasi. Ed. 2. Jakarta; 2009.

Apriliani C. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Sumatera Barat; 2022.

Saputra O, Putra G. Analisis Potensi Bahaya di Area Produksi Kelapa Sawit Menggunakan Metode HIRARC di PT. Beurata Subur Persada. Serambi Eng. 2022;VII(2):2913–21.

Purnama DS. Analisa Penerapan Metode HIRARC (Hazard Identification,Risk Assessment,and Risk Control) dan HAZOPS (Hazard Operability Study) dalam Kegiatan Indentifikasi Potensi Bahaya dan Risiko Pada Proses Unloading Unit di PT. Toyota Astra Motor. Univ Mercu Buana. 2017;

Bianda A. Penerapan Metode HIRARC dalam Menganalisis Risiko Bahaya dan Upaya Pengendalian Kecelakaan Kerja di Area Crusher dan Belt Conveyor PT. Semen Padang. Padang; 2022.

Annisa R. Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan di Industri. Ed. 1. Malang: Media Nusa Creative; 2017.

Downloads

Published

2024-07-15

Issue

Section

Original Article

How to Cite

Analisis Implementasi Pengendalian Potensi Bahaya dengan Metode Hazard Control with The Hirarc pada Stasiun Kernel Di PKS PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill Tahun 2020. (2024). Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia, 1(2), 239-249. https://doi.org/10.62358/4rxd2704

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.