Determinan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di Instalasi Gizi Rumah Sakit RSMK Kemayoran

Authors

  • Zulaika DIII Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan, Universitas Mohammad Husni Thamrin Author
  • Suhermi Suhermi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Mohammad Husni Thamrin Author

DOI:

https://doi.org/10.62358/0eprdg21

Keywords:

Kelelahan Kerja, Karyawan, Instalasi Gizi

Abstract

Penelitian ini menyoroti kelelahan kerja di Instalasi Gizi RSMK Kemayoran, sebuah kondisi yang sering terjadi karena pekerjaan yang dinamis dan berat, termasuk dalam pengolahan makanan dengan alat tajam serta paparan panas. Dari penelitian pendahuluan, sebagian besar karyawan telah mengalami kelelahan kerja sedang. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional, melibatkan 32 karyawan sebagai sampel. Kelelahan diukur dengan berbagai instrumen dan dianalisis untuk mengetahui hubungannya dengan faktor-faktor seperti umur, jenis kelamin, masa kerja, status gizi, shift kerja, beban kerja, dan risiko ergonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah karyawan mengalami kelelahan kerja berat, dengan gejala utama berupa menguap, rasa lelah pada seluruh badan, dan mengantuk. Jenis kelamin dan beban kerja terbukti memiliki hubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Oleh karena itu, disarankan agar rumah sakit memberikan pelatihan dan penyuluhan tentang kelelahan kerja, serta menyesuaikan tugas dengan kemampuan fisik dan kapasitas kerja karyawan. Perlu juga diberikan penekanan pada pemahaman akan dampak dan pencegahan kelelahan kerja. Adaptasi beban kerja dengan kemampuan individu dianggap penting untuk meningkatkan hasil kerja dan mengurangi risiko kelelahan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kelelahan kerja merLady L, Wiyanto AS. Tingkat kelelahan kerja pada pekerja luar ruangan dan pengaruh lingkungan fisik terhadap peningkatan kelelahan. Journal Industrial Servicess. 2019 Oct 20;5(1):58-64.

Aeni HF, Ali M, Faedoni R. Hubungan Shift Kerja Dengan Tingkat Kelelahan Pada Pekerja Pengumpul Tol. Jurnal Kesehatan. 2020 Dec 18;11(2):109-17.

Santriyana N, Dwimawati E, Listyandini R. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Pembuat Bolu Talas Kujang di Home Industry Kelurahan Bubulak Tahun 2022. Promotor. 2023 Nov 29;6(4):402-9.

Kusgiyanto W, Suroto S, Ekawati E. Analisis hubungan beban kerja fisik, masa kerja, usia, dan jenis kelamin terhadap tingkat kelelahan kerja pada pekerja bagian pembuatan kulit lumpia di Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2017 Oct 1;5(5):413-23.

Lestari K, Muhamad AF, Susanto A, Putro EK, Yuliasari FS. Hubungan Faktor Penyebab Tingkat Kelelahan Pada Pekerja Tambang Pengolahan Mineral Tembaga dan Emas. Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health). 2020 May 28;6(1):109-14.

Lestari K, Muhamad AF, Susanto A, Putro EK, Yuliasari FS. Hubungan Faktor Penyebab Tingkat Kelelahan Pada Pekerja Tambang Pengolahan Mineral Tembaga dan Emas. Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health). 2020 May 28;6(1):109-14.

Pakpahan DM, Suangga F, Utami RS. Hubungan Karakteristik Perawat Dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Tanjungpinang. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan. 2024;4(1):10-27.

Mallapiang F, Alam S, Suyuti AA. Faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat IGD di RSUD Haji Makassar Tahun 2014. Al-Sihah: The Public Health Science Journal. 2016.

Djaali NA, Fajriah DS. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Postur Kerja Karyawan di Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2020 Sep 30;12(2):159-68.

Utami SR. Hubungan antara status gizi dan tingkat kebugaran jasmani dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja wanita unit spinning 1 bagian winding PT. Apac Inti Corpora Bawen. Unnes Journal of Public Health. 2014;3(4).

Rhamdani I, Wartono M. Hubungan antara shift kerja, kelelahan kerja dengan stres kerja pada perawat. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan. 2019 Sep 30;2(3):104-10.

Maulana SA, Jayanti S, Kurniawan B. Analisis Faktor Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Sektor Pertanian: Literature Review. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi. 2021 Feb 28;21(1):134-45.

Triana E, Ekawati E, Wahyuni I. Hubungan Status Gizi, Lama Tidur, Masa Kerja Dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Mekanik Di Pt X Plant Jakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2017 Oct 1;5(5):146-55.

Ramadhanti AA. Status Gizi dan Kelelahan terhadap Produktivitas Kerja. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. 2020 Jun;9(1):213-8.

Krisdiana H, Ayuningtyas D, Iljas J, Juliati E. Hubungan Beban Kerja Tenaga Kesehatan dengan Kelelahan Kerja di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Selama Pandemi. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan. 2022 Nov 8;2(3):136-47.

Kusgiyanto W, Suroto S, Ekawati E. Analisis hubungan beban kerja fisik, masa kerja, usia, dan jenis kelamin terhadap tingkat kelelahan kerja pada pekerja bagian pembuatan kulit lumpia di Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2017 Oct 1;5(5):413-23.

Downloads

Published

2024-07-15

Issue

Section

Original Article

How to Cite

Determinan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di Instalasi Gizi Rumah Sakit RSMK Kemayoran. (2024). Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia, 1(2), 218-228. https://doi.org/10.62358/0eprdg21

Similar Articles

1-10 of 19

You may also start an advanced similarity search for this article.