Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Seyegan
DOI:
https://doi.org/10.62358/43bx8n80Keywords:
Anemia, Tablet Tambah Darah, Ibu HamilAbstract
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada morbiditas dan mortalitas ibu maupun janin. WHO melaporkan bahwa sekitar 37% ibu hamil di dunia mengalami anemia. Di Indonesia, prevalensinya masih cukup tinggi yaitu sebesar 27,7%. Pada tingkat regional, prevalensi anemia di Kabupaten Sleman tercatat 15,84% pada tahun 2020, meningkat menjadi 16,5% pada tahun 2021, dan kembali meningkat menjadi 19,01% pada tahun 2022. Secara lebih spesifik, di wilayah kerja Puskesmas Seyegan prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 14,2% pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 17,26% pada tahun 2024. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah dengan mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) secara teratur. Namun, tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi TTD masih bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mengetahui hubungan antara usia, pendidikan, pengetahuan, dan keluhan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah di wilayah kerja Puskesmas Seyegan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 52 ibu hamil. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepatuhan, pengetahuan dan keluhan. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan fisher exact dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil analisis statistik usia (p = 0,86), pendidikan (p = 0,43), pengetahuan (p = 0,22), dan keluhan (p = 0,94) dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Penelitian menunjukkan bahwa hasil tersebut tidak berhubungan secara signifikan. Tidak ada hubungan signifikan antara usia, pendidikan, pengetahuan, maupun keluhan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Faktor lain seperti dukungan keluarga, motivasi pribadi, peran tenaga kesehatan, dan ketersediaan pelayanan kesehatan kemungkinan lebih berpengaruh terhadap kepatuhan.
Downloads
References
1. Mudrika A, Tarigan N, Pasaribu SF. Studi Literatur: Hubungan Asupan Folat Dan Zink Dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan (KLINIK). 2023 Sep;2(3).
2. Romadhona NA, Khasanah TA. The Effect of Educational Videos on Knowledge About Anemia and Adherence to Iron Tablet Consumption Among Students of Taman Madya 5 High School. Media Gizi Ilmiah Indonesia. 2025 Feb 15;3(1):17-24.
3. World Health Organization. Global Anaemia Estimates in Women of Reproductive Age, 2000–2021. GENEVA; 2022.
4. Sihombing HY, Angkat AH, Pasaribu SF, Lestari W. Pengaruh Penyuluhan Tentang Anemia Dengan Media Animasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Siswi Di SMP Negeri 1 Lubuk Pakam. Usada Nusantara: Jurnal Kesehatan Tradisional. 2024;2(1):66-76.
5. Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Profil Kesehatan Provinsi DIY Tahun 2022. Yogyakarta; 2022.
6. Puskesmas Seyegan. Laporan Tahunan Puskesmas Seyegan Tahun 2024. Sleman; 2024.
7. Nurrahman, Hurulaini N, Anugrah DS, Adelita AP, Sutisna AN. Faktor dan Dampak Anemia pada Anak-Anak , Remaja , dan Ibu Hamil. J Sci Technol Entrep. 2021;2(2):46–50.
8. Zakiah M, Nurmainah, Latifah S, Cahyawaty P, Natalia CA, et al. Jurnal Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Kampung Dalam tahun 2023. J Vokasi Kesehat. 2023;9(1):32–42.
9. Kusumasari RA, Putri NI, Riansih C, Ratnaningsih D. Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia di Puskesmas Sleman Yogyakarta. J Permata Indones. 2021;12(2).
10. Leli Laelasari LN. Hubungan antara Pengetahuan, Status Gizi dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Saladagedang Kabupaten Majalengka Tahun 2016. J Bidan. 2016;2(2):1–9.
11. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Ibu Hamil. Jakarta; 2021.
12. Ma’rifat S. Hubungan tingkat pendidikan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil di Kota Makassar. J Gizi dan Kesehat Reproduksi. 2024;5(1):22–30.
13. Yanti, R., Pratiwi, D., Lestari M. Usia, pengetahuan, dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah. J Kebidanan Indones. 2023;14(3):101–110.
14. Agustin N. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Di Wilayah Puskesmas. 2019. 96 p.
15. Kusumasari D. Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil. J Kebidanan Indones. 2021;12(2):55–63.
16. Resiyanthi N. Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tablet tambah darah dan hubungannya dengan kepatuhan konsumsi. J Gizi Kesehat. 2023;15(1):33–40.
17. Baharini A. Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil. J Kesehat Reprod. 2017;8(2):77–84.
18. Sari DK. Efektifitas Jus Stroberi dan Pisang Ambon terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil. Media Gizi Ilmiah Indonesia. 2024 Feb 15;2(1):47-55.
19. Luthfiyah N, Mutiarasari DR, Noviani NE. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kalasan. Media Gizi Ilmiah Indonesia. 2025 Aug 14;3(2):190-7.
20. Nababan AS, Lestari W, Jairani EN, Yulita Y, Salsabila WI. Pengaruh Penyuluhan Sarapan Pagi Terhadap Kadar Hemoglobin dan Pengetahuan pada Siswi MAN 2 Aceh Tamiang. Media Gizi Ilmiah Indonesia. 2023 Aug 9;1(2):53-62.
21. Mudrika A, Tarigan N, Pasaribu SF. Studi Literatur: Hubungan Asupan Folat Dan Zink Dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan (KLINIK). 2023 Sep;2(3).
22. Widiastini NLS. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kintamani VI. Karya Ilm Mhs. 2023;
23. Fatimah J, Wulandari R. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja puteri. J Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah. 2022;18(2):124–9.
24. Atika Suri WA, Puspitasari DR, Pradipta NR, Ismawati I, Zainu LA, Darmawan NMEP, et al. Gambaran Faktor Penyebab Ketidakpatuhan Ibu Hamil dalam Mengonsumsi Tablet Tambah Darah di Era Pandemi Covid-19. J Farm Komunitas. 2022;9(2):110–6.
25. Utari D, Hendra A, Rahmad A. Devi Utari 1, Agus Hendra Al Rahmad 2*. 2022.
26. Irawati D, Madinah A, Wayanti S, Esyuananik E. Health Belief Model Theory Approach to Analyze Pregnant Women’s Ability to Prevent Anemia. J Kesehat. 2024;15(1):31–8.
27. Arisanti AZ, Catur Leny Wulandari R, Desi YA. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Tablet Fe: Literature Review. Oksitosin J Ilm Kebidanan. 2022;9(2):131–41.
28. Yanti NLGP, Resiyanthi NKA. Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan Peran Tenaga Kesehatan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil. J Keperawatan. 2022;14(S1):9–18.
29. Awalamaroh FA, Rahayu LS, Yuliana I. Kepatuhan mengonsumsi tablet Fe berhubungan dengan status anemia pada ibu hamil. ARGIPA. 2018;3(2):87.
30. Putri RN, Nirmala SA, Aprillani IK, Judistiani TD, Wijaya M. Hubungan Karakteristik Ibu, Asupan Zat Besi, Asam Folat Dan Vitamin C Dengan Status Anemia Ibu Hamil. J Kesehat Vokasional. 2020;4(4):183.
31. Novelani A, Fatimah S, Septiane A. Gambaran Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Zat Besi (Fe) Di Klinik Mitra Delima Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. J Midwifery Public Heal. 2021;3(2):61.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under CC BY-NC-SA 4.0 
- JURNAL PEMBARUAN KESEHATAN INDONESIA is the copyright owner of all materials published on this website.
- The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike license (CC BY-NC-SA 4.0), which means that JURNAL PEMBARUAN KESEHATAN INDONESIA and readers reserve the right to save, transmit media / format, manage in database, maintain, and publish articles as long as it continues to include the name of the Author.
- Published electronic manuscripts are open access for educational, research and library purposes. In addition to these objectives, the editorial board shall not be liable for violations of copyright law.








