Edukasi Resiko Pernikahan Dini dan Dampaknya Terhadap Kesehatan

Authors

  • Muhammad Yoga Dwi Anggara Sopiyan Fakultas Kedokteran Institut Kesehatan Helvetia, Indonesia Author
  • Fahmi Irsan Nasution Fakultas Kedokteran Institut Kesehatan Helvetia, Indonesia Author
  • Suzanne Hutagalung Fakultas Kedokteran Institut Kesehatan Helvetia, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62358/2zkx7931

Keywords:

Pernikahan dini, sosialisasi hukum, kesehatan reproduksi, perlindungan anak, edukasi masyarakat

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan yang banyak ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia dan dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, ekonomi, serta rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Praktik ini tidak hanya bertentangan dengan ketentuan hukum mengenai batas usia perkawinan, tetapi juga menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi, kondisi psikologis, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya remaja dan orang tua, mengenai aspek hukum pernikahan dini serta dampaknya terhadap kesehatan

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 2020. Pendewasaan Usia Perkawinan dan Hak Reproduksi bagi Remaja Indonesia. Jakarta: BKKBN.

2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2021. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2021. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

4. Republik Indonesia, 2019. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Jakarta: Sekretariat Negara.

5. Republik Indonesia, 2002. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Sekretariat Negara.

6. World Health Organization (WHO), 2018. Adolescent Pregnancy. Geneva: WHO.

7. United Nations Children’s Fund (UNICEF), 2021. Child Marriage: Latest Trends and Future Prospects. New York: UNICEF.

8. United Nations Population Fund (UNFPA), 2020. Child Marriage and Adolescent Pregnancy in Indonesia. Jakarta: UNFPA.

9. BPS (Badan Pusat Statistik), 2022. Statistik Pernikahan Dini di Indonesia. Jakarta: BPS.

10. Widyastuti, Y., Rahmawati, A. & Purnamaningrum, Y.E., 2019. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitramaya.

11. Sarwono, S.W., 2018. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

12. Notoatmodjo, S., 2018. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

13. Djamil, M., 2013. Anak Bukan untuk Dihukum: Catatan Pembahasan UU Sistem Peradilan Pidana Anak. Jakarta: Sinar Grafika(15). Berek, J.S. (2020) Berek & Novak’s Gynecology. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

14. BKKBN, 2017. Modul Bina Keluarga Remaja. Jakarta: BKKBN.

15. Plan International, 2019. Pencegahan Perkawinan Anak di Indonesia. Jakarta: Plan International Indonesia.

Downloads

Published

2026-07-24

Issue

Section

Articles

Similar Articles

11-20 of 42

You may also start an advanced similarity search for this article.