Edukasi Interaktif Kesehatan Gigi Dan Mulut Bersama Anak-Anak Suku Anak Dalam Di SDN 191 Pematang Kabau Kecamatan Air Hitam

Authors

  • Andre Aulia Rahmat Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • alya zahra hendriana Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Novelia Putri Anggraeni sidauruk Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Angelina Hutabarat Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Nuri Aulia Putri Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Dara Putri Annisa Sukardi Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Meylany Saskia Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Tri Ambarwati Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Pretty Surmelyani Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Dina Noviana Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Joys Cintya Tobing Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author
  • Aldo Saputra Yohanes Lature Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Author

DOI:

https://doi.org/10.62358/x317gz31

Keywords:

Kesehatan Gigi dan Mulut, Perilaku Menyikat Gigi, Promosi Kesehatan, Anak Sekolah Dasar, Suku Anak Dalam

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dari kesehatan umum yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat, terutama masyarakat adat terpencil seperti Suku Anak Dalam (SAD). Kondisi geografis, kurangnya akses layanan kesehatan, serta kebiasaan dan budaya tradisional menjadi faktor hambatan dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di komunitas ini.. Pemberdayaan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Pematang Kabau, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Pendekatan yang digunakan meliputi penyampaian materi melalui video animasi edukatif, praktik langsung, serta pemberian reward dan permainan yang menyenangkan untuk meningkatkan pemahaman dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dari 40% sebelum edukasi menjadi 80% setelah pelaksanaan kegiatan. Program ini juga berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang positif dan mendorong penerapan kebiasaan sehat secara berkelanjutan di komunitas. Hasil ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang interaktif dan menyenangkan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku kesehatan gigi dan mulut masyarakat adat terpencil. Diperlukan inovasi dan strategi lanjutan untuk mengatasi hambatan akses dan budaya tradisional agar program ini dapat memberikan dampak jangka panjang

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Global Oral Health Status Report_ Towards Universal Health Coverage For Oral .

2. (Riskesdas 2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.Pdf. Lembaga Penerbit Balitbangkes. 2018. P. Hal 156.

3. Perilaku Menyikat Gigi Dengan Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Suku Anak Dalam Di Desa Palempang Provinsi Jambi Tahun 2015 _ Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana Of Journal Public Health).

4. View Of Incidents Of Dental Caries In Sad Toddlers At Risk Of Stunting In Muaro Jambi _ Riset Informasi Kesehatan.

5. The Effectivenes.

6. Kumala Rm, Simaremare Tp, Usmanto H, Ilmu Jp, Sosial P, Jambi U, Et Al. Pemberdayaan Masyarakat Suku Anak Dalam ( Sad ) Jambi Melalui Pemenuhan Hak-Hak Pendidikan Di Desa Pauh Menang ( Spa ) Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. 2025;4(2):2188–200.

7. District B, Ridwan M, Lesmana O, Studi P, Kesehatan I. Model Pemberdayaan Suku Anak Dalam Bidang Kesehatan. 2018;2(2):97–103.

8. Kurnianti R, Razi P, Jurusan D, Gigi K, Kemenkes P. Perilaku Menyikat Gigi Dengan Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Suku Anak Dalam Di Desa Palempang Provinsi Jambi Tahun 2015. 2015;Xiii:170–4.

9. Fitri Ad. Penerapan Problem Based Learnin ( Pbl ) Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi.

10. Menggabungkannya Pd. Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Serta Pemikiran Dasar Menggabungkannya Mohammad Mulyadi. 2011;15(1):127–38.

11. Pelepat K, Bungo K. 7 1*23456. 2023;1(5):1328–34.

12. Septiani S, Sitanggang Hd, Syukri M, Suryani H. Analisis Kejadian Tuberkulosis Pada Suku Anak Dalam ( Sad ) Di Desa Bukit Suban. 2024;13(1):62–9.

13. Pratama Fs. Mengkaji Ulang Pola Pemberdayaan Suku Anak Dalam Di Provinsi Jambi Pendahuluan. 2023;11(1):40–53.

14. Marlia L, Nurmawi Y. Pendidikan Kesehatan Keluarga Dalam Pemeliharaan Kesgilut Pada Masyarakat Dusun Pengeratan Muaro Jambi ( The Family Health Education In The Maintenance Of Oral Health In The Community Of Dusun Pengeratan Muaro Jambi ). 2022;4:74–81.

15. Ilmiah J, Batanghari U. Persepsi Komunitas Adat Terpencil Suku Anak Dalam (Sad) Terhadap Pelayanan Kesehatan. 2019;19(3):602–7.

Downloads

Published

2026-07-24

Issue

Section

Articles

Similar Articles

11-20 of 42

You may also start an advanced similarity search for this article.