Hubungan Pengetahuan Tentang Indeks Glikemik Makanan Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Rawat Inap di RSUD dr. Fauziah Bireuen
DOI:
https://doi.org/10.62358/kw2h1g22Keywords:
Diabetes Melitus, indeks glikemik, pengetahuan, kadar gula darah sewaktuAbstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi salah satu masalah kesehatan utama di dunia. Salah satu upaya pengendalian glikemik adalah penerapan terapi gizi melalui pemilihan makanan berdasarkan indeks glikemik. Namun, hubungan antara pengetahuan mengenai indeks glikemik makanan dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM masih menunjukkan hasil yang beragam.Menganalisis hubungan pengetahuan tentang indeks glikemik makanan dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien Diabetes Melitus rawat inap di RSUD dr. Fauziah Bireuen.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di ruang rawat inap penyakit dalam RSUD dr. Fauziah Bireuen. Sebanyak 81 pasien Diabetes Melitus tipe 2 dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Pengetahuan mengenai indeks glikemik diukur menggunakan kuesioner, sedangkan data kadar gula darah sewaktu diperoleh dari rekam medis. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (63,0%) dan berusia 44–60 tahun (72,8%). Hasil uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang indeks glikemik makanan dengan kadar gula darah sewaktu (χ² = 0,394; p = 0,821). Pengetahuan tentang indeks glikemik makanan tidak berhubungan dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien Diabetes Melitus rawat inap. Pengendalian glikemik dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti kepatuhan diet, terapi farmakologis, aktivitas fisik, lama menderita diabetes, dan kondisi klinis pasien
Downloads
References
1. International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. 11th ed. Brussels: International Diabetes Federation; 2025. Available from: https://diabetesatlas.org
2. American Diabetes Association Professional Practice Committee. Standards of Care in Diabetes—2025. Diabetes Care. 2025;48(Suppl 1):S1-S350. doi:10.2337/dc25-SINT.
3. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB PERKENI; 2025.
4. World Health Organization. Diabetes. Geneva: World Health Organization; 2025. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes
5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2019.
7. Dinas Kesehatan Aceh. Profil Kesehatan Provinsi Aceh Tahun 2023. Banda Aceh: Dinas Kesehatan Aceh; 2024.
8. Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen. Profil Kesehatan Kabupaten Bireuen Tahun 2023. Bireuen: Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen; 2024.
9. Evert AB, Dennison M, Gardner CD, Garvey WT, Lau KHK, MacLeod J, et al. Nutrition therapy for adults with diabetes or prediabetes: A consensus report. Diabetes Care. 2019;42(5):731-54. doi:10.2337/dci19-0014.
10. Davies MJ, Aroda VR, Collins BS, Gabbay RA, Green J, Maruthur NM, et al. Management of hyperglycaemia in type 2 diabetes, 2022. A consensus report by the ADA and the EASD. Diabetes Care. 2022;45(11):2753-86. doi:10.2337/dci22-0034.
11. Sun H, Saeedi P, Karuranga S, Pinkepank M, Ogurtsova K, Duncan BB, et al. IDF Diabetes Atlas: Global, regional and country-level diabetes prevalence estimates for 2021 and projections for 2045. Diabetes Res Clin Pract. 2022;183:109119. doi:10.1016/j.diabres.2021.109119.
12. Grant SM, Glenn AJ, Wolever TMS, et al. Evaluation of glycemic index education in people living with type 2 diabetes: Participant satisfaction, knowledge uptake, and application. Nutrients. 2020;12(8):2416. doi:10.3390/nu12082416.
13. Silva-Tinoco R, Cuatecontzi-Xochitiotzi T, De la Torre-Saldaña V, et al. Influence of social determinants, diabetes knowledge, health behaviors, and glycemic control in type 2 diabetes. BMC Endocr Disord. 2020;20:130. doi:10.1186/s12902-020-00604-6.
14. Shiferaw WS, Akalu TY, Desta M, et al. Effect of educational interventions on knowledge of the disease and glycaemic control in patients with type 2 diabetes mellitus: A systematic review and meta-analysis. BMJ Open. 2021;11:e049806. doi:10.1136/bmjopen-2021-049806.
15. Hashim SA, Barakatun-Nisak MY, Abu Saad H, et al. Association of health literacy and nutritional status assessment with glycemic control in adults with type 2 diabetes mellitus. Nutrients. 2020;12(10):3152. doi:10.3390/nu12103152.
16. Reynolds AN, Akerman AP, Mann J. Dietary fibre and whole grains in diabetes management: A systematic review and meta-analysis. PLoS Med. 2020;17(3):e1003053. doi:10.1371/journal.pmed.1003053.
17. Bertalina B. Hubungan pengetahuan diet dengan indeks glikemik makanan yang dikonsumsi pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Kesehatan. 2016;7(2):273-280.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under CC BY-NC-SA 4.0 
- JURNAL PEMBARUAN KESEHATAN INDONESIA is the copyright owner of all materials published on this website.
- The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike license (CC BY-NC-SA 4.0), which means that JURNAL PEMBARUAN KESEHATAN INDONESIA and readers reserve the right to save, transmit media / format, manage in database, maintain, and publish articles as long as it continues to include the name of the Author.
- Published electronic manuscripts are open access for educational, research and library purposes. In addition to these objectives, the editorial board shall not be liable for violations of copyright law.








