Praktik Kesehatan Masyarakat pada Komunitas Adat Terpencil dengan Edukasi Kebersihan Lingkungan Sekolah di Desa Pematang Kabau Kecamatan Air Hitam Provinsi Jambi
DOI:
https://doi.org/10.62358/80vp4178Keywords:
Edukasi Kebersihan, Penyuluhan Kesehatan, DemonstrasiAbstract
Kebersihan lingkungan sekolah merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan mendukung proses pendidikan. Namun, kondisi kebersihan yang masih rendah pada siswa SD 191 Desa Pematang Kabau, khususnya masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT), menjadi tantangan dalam penerapan perilaku hidup bersih. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik kebersihan lingkungan sekolah melalui metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi edukasi tentang kebersihan lingkungan sekolah, praktik langsung seperti operasi semut dan gotong royong, serta evaluasi sederhana untuk menilai perubahan pemahaman siswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan keterlibatan siswa dalam menjaga lingkungan sekolah setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa dalam penerapan keilmuan kesehatan masyarakat berbasis pendekatan budaya terhadap komunitas KAT. Program “BERSIH KABAU” berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan menunjukkan potensi untuk diterapkan sebagai program berkelanjutan dengan dukungan pihak sekolah dan pemangku kepentingan.
Downloads
References
1. Marpaung, W., Sitorus, A.A.M., Mabrur, A., Lubis, M.J.A., Ramadhani, Z. & Siagian, Z.R., 2023. Upaya menjaga kebersihan sekolah dan karakter peduli lingkungan bagi murid SMP Negeri 4 Selat Lancang. Journal of Human and Education, 3(2), pp.490–494.
2. Isti’anah, Zaini, T.B. and Taryan (2023) ‘Manajemen Strategi Kebersihan Lingkungan Sekolah’, PESAN-TREND: Jurnal Pesantren dan Madrasah, 2(2), pp. 101–105.
3. Merita, M., Junita, D. and Rahmadhani, D.Y. (2020) ‘Edukasi Gizi dan Kesehatan pada Remaja Komunitas Adat Suku Anak Dalam (SAD) Desa Pematang Kabau Kabupaten Sarolangun’, Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 2(3), pp. 216–222. doi:10.36565/jak.v2i3.133.
4. Is, A., Ridwan, R., Prastia, B., Muchlis, F., Elwamendri, E. and Octavia, A. (2023) ‘Diversifikasi pada Lahan Konservasi Ex Situ Obat Herbal Suku Anak Dalam Desa Pematang Kabau Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi’, Jurnal Agri Sains, 7(2), pp. 148–151.
5. Kustati, M., Sepriyanti, N., Tabrani, & Sauri. (2023). Suku Anak Dalam di Desa Pematang Kabau II Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(2), 11258–11267.
6. Izhar, M. D., & Putri, F. E. (2020). Studi evaluatif implementasi perilaku sehat pada Suku Anak Dalam Desa Sialang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin Jambi. Jurnal Kesmas Jambi (JKMJ), 4(1), 57–67.
7. Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
8. Rahman, A. (2013). Pendidikan karakter dalam pembentukan kepedulian lingkungan. Alfabeta.
9. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
10. Wuryadani, W. (2016). Pendidikan karakter peduli lingkungan melalui pembelajaran kontekstual. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2), 157–170.
11. Zaini, T. B., Isti’anah, I., & Taryan, T. (2023). Manajemen strategi kebersihan lingkungan sekolah. PESAN-TREND: Jurnal Pesantren dan Madrasah, 2(2), 101–105.
12. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kemenkes RI.
13. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Penguatan pendidikan karakter. Kemendikbud RI.
14. World Health Organization. (2017). Guidelines on sanitation and health. WHO Press.
15. World Health Organization. (2020). Water, sanitation, hygiene and health: A primer for health professionals. WHO Press.
16. UNICEF. (2019). Water, sanitation and hygiene in schools: Global baseline report. UNICEF.
17. Sari, D. P., & Lestari, Y. (2019). Hubungan kebersihan lingkungan sekolah dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 45–52.
18. Putra, A., & Hidayat, R. (2021). Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 3(2), 89–96.
19. Handayani, S., & Pratiwi, N. L. (2020). Peran sekolah dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(3), 210–218.
20. Yuliana, Y., & Wahyuni, S. (2022). Pendidikan kesehatan berbasis sekolah dalam meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 33–41.
21. Sulastri, E., & Fitriani, F. (2021). Efektivitas metode demonstrasi dalam pendidikan kesehatan anak sekolah dasar. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 9(2), 120–128.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Media Pengabdian Kesehatan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under CC BY-NC-SA 4.0 
- MEDIA PENGABDIAN KESEHATAN INDONESIA journal is the copyright owner of all materials published on this website.
- The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike license (CC BY-NC-SA 4.0), which means that MEDIA PENGABDIAN KESEHATAN INDONESIA journal and readers reserve the right to save, transmit media / format, manage in database, maintain, and publish articles as long as it continues to include the name of the Author.
- Published electronic manuscripts are open access for educational, research and library purposes. In addition to these objectives, the editorial board shall not be liable for violations of copyright law.









