Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Sayur dan Buah pada Remaja di SMP Istiqlal Delitua
DOI:
https://doi.org/10.62358/d55rsj28Keywords:
sayur, buah, remajaAbstract
Konsumsi sayur dan buah di Indonesia masih tergolong rendah yang dapat dilihat dari hasil Riskesdas tahun 2018 yang kurang dari 5 porsi yaitu ada sebanyak 95,5%. WHO (World Health Organization) merekomendasikan bahwa konsumsi sayur dan buah per hari sebanyak 400 gr atau 5 porsi yang terdiri dari sayur sebanyak 250 gr dan buah sebanyak 150 gr. Kurangnya konsumsi sayur dan buah dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit degenaratif. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran konsumsi sayur dan buah serta faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi sayur dan buah Siswa/I SMP Istiqlal.Penelitian ini dilakukan di SMP Istiqlal Delitua dilakukan pada Januari 2024. Metode yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel sebanyak 68 orang didapat dengan teknik Random Sampling. Pengumpulan data faktor-faktor yang berhubungan menggunakan kuesioner dan konsumsi sayur dan buah menggunakan formulir Semi-FFQ. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar konsumsi sayur tergolong kurang sebanyak 73,5% dan sebanyak 55,9%. Terdapat hubungan antara konsumsi sayur dengan self-efficacy, dan ketersediaan sayur. Tidak ada hubungan konsumsi sayur dengan pengetahuan dan peran orang tua. Terdapat hubungan konsumsi buah dengan self-efficacy. Tidak ada hubungan antara konsumsi buah dengan ketersediaan buah, pengetahuan dan peran orang tua. Kesimpulan penelitian ini bahwa faktor yang berhubungan adalah self-efficacy dan ketersediaan sayur. Untuk itu diharapkan bagi siswa/i SMP Istiqlal Delitua untuk meningkatkan konsumsi serta kesadaran akan konsumsi sayur dan buah
Downloads
References
Permenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014. World Heal Organ World Bank Group, OECD. 2014;(July):1–100.
Kemenkes RI. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehat RI. 2018;53(9):1689–99.
Pangestika. Faktor Yang Berhubungan Dengan Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Remaja (Studi Di SMP Negeri 3 Silo Kabupaten Jember). Universitas Jember. 2019. 1–131 p.
Aulia F, Ulfah B. Pembiasaan Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Remaja Dalam Upaya Mencegah Stunting. 2023;2(6):2018–22.
Siregar MH. Scoping Review: Pengaruh Garden-Based Intervention Terhadap Konsumsi Sayur Siswa Sekolah Dasar. Muhammadiyah J Nutr Food Sci. 2023;4(1):28.
Elfana D. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan, 10; 21 November 2022. 2022;(November):25–30.
Amelia CM, Fayasari A. Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Sayur Dan Buah Remaja Di Smp Negeri 238 Jakarta. J Gizi dan Pangan Soedirman. 2020;4(1):94.
Anwar M. Analisis Faktor Yang Berkonstribusi Terhadap Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Remaja Di Kota Makassar : Aplikasi Teori Nola J Pender. 2020.
Widianto F, Mulyono S, Fitriyani P. Remaja Bisa Mencegah Gizi Lebih Dengan Meningkatkan Self-Efficacy Dan Konsumsi Sayur-Buah. Indones J Nurs Pract. 2017;1(2):16–22.
Anggraeni NA, Sudiarti T. Faktor Dominan Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja di SMPN 98 Jakarta. 2018;18–32.
Dewi Astarini N. Hubungan Antara Pengetahuan Tentang Gizi Terhadap Sikap Dan Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Masyarakat Usia 46-55 Tahun. 2021;
Nisa SH. Role of parents relates to vegetable and fruit comsumption on students at Junior High School Hang Tuah 2 Jakarta. ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan). 2020;5(1):44–54.
Han ES, goleman, daniel; boyatzis, Richard; Mckee A. Tingkat pengetahuan sayur buah dan tingkat konsumsi sayur buah pada remaja di SMP negeri 2 denpasar. J Chem Inf Model. 2019;53(9):1689–99.
Muna NI, Mardiana M. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja. Sport Nutr J. 2019;1(1):1–11.
Tarigan Rinawati. Hubungan Kesukaan dan Kesediaan dengan Konsumsi Sayur dan Buah Pada Remaja. J Ilm Keperawatan Imelda. 2020;6(1):36–43.
Ramadhani DT, Hidayati L. Faktor-faktor yang Memengaruhi Konsumsi Sayur dan Buah pada Remaja Putri SMPN 3 Surakarta. Pros Semin Nas Gizi. 2019;45–58.
Rosidati C. Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur Pada Remaja. 2021;(December).
Afif PA, Sumarmi S. Peran Ibu sebagai Edukator dan Konsumsi Sayur Buah pada Anak. Amerta Nutr. 2019;1(3):236.
Agrius SA. Hubungan Peran Keluarga, Akses, Ketersediaan, dan Keterampilan Penyiapan Buah dan Sayur dengan Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja. 2021;1–2. Available from: http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/200220
Wijayanti S, Fauziyah F, Rooiqoh QF. Literature Review: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi pada Anak Penyandang Disabilitas. Media Gizi Ilmiah Indonesia. 2024 Aug 15;2(2):56-64.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under CC BY-NC-SA 4.0 
- JURNAL PEMBARUAN KESEHATAN INDONESIA is the copyright owner of all materials published on this website.
- The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike license (CC BY-NC-SA 4.0), which means that JURNAL PEMBARUAN KESEHATAN INDONESIA and readers reserve the right to save, transmit media / format, manage in database, maintain, and publish articles as long as it continues to include the name of the Author.
- Published electronic manuscripts are open access for educational, research and library purposes. In addition to these objectives, the editorial board shall not be liable for violations of copyright law.








