Sosialisasi Pentingnya Penerapan Manajemen Risiko K3 pada Perusahaan Pabrikasi Kelapa Sawit Bagian Manual Handling

Authors

  • Khoirotun Najihah Siregar Program Studi D4K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institusi Kesehatan Helvetia Author
  • Safrina Ramadhani Program Studi D4K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institusi Kesehatan Helvetia Author
  • Rupina Kanasia Situmorang Program Studi D4K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institusi Kesehatan Helvetia Author
  • Alyandra Rizky Alfansyah Sinambela Program Studi D4K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institusi Kesehatan Helvetia Author
  • Muhammad Dafi Rifatsyah Program Studi D4K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institusi Kesehatan Helvetia Author

DOI:

https://doi.org/10.62358/9ptf7c59

Keywords:

Kecelakaan Kerja, Faktor Manusia, Faktor Lingkungan

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan suatu peristiwa yang tidak terduga yang terjadi ditempat kerja dan mengakibatkan cidera fisik, kerugian material atau bahkan kematian.Menurut Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, setiap kecelakaan kerja perlu dicatat dan dianalisis untuk mencegah kejadian serupa dimasa depan. Ada banyak faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja demikian halnya pula penyebab kejadian kecelakaan kerja di Perusahaan Pabrikasi Kelapa Sawit, diantaranya adalah sebagai berikut: Faktor Manusia : Kesalahan manusia, kurangnya pelatihan, dan ketidak patuhan terhadap prosedur  keselamatan, penggunaan alat berat dan mesin yang tidak sesuai prosedurjuga menjadi faktor penyebab dapat meningkatnya risiko kecelakaan. Faktor Lingkungan : Kondisi tempat kerja yang tidak aman, seperti alat yang rusak, kurangnya penerangan dan lingkungan yang berbahaya bisa memicu terjadinya potensi kecelakaan kerja ditempat kerja. Tujuan PkM ini adalah untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja melalui manajemen Risiko K3. Metode Pengabdian Masyarakat dengan sosialisasi dan Penyuluhan. Hasil Pengabdian Masyarakat yang diperoleh adanya perubahan pengetahuan dari yang semula belum mengetahui tentang konsep manajemen Risiko  menjadi tahu  dan upaya pencegahan kecelakaan kerja, Kesimpulan Kegiatan Pengabdian Masyarakat  ini merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh para pekerja di perusahaan pabrikasi kelapa sawit sebagai wadah edukasi ataupun transfer ilmu pengetahuan dan informasi yang bermanfaat bagi pekerja

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Undang-Undang No.1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

[2] Sari, A.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecelakaan Kerja di Industri Kayu. Jurnal Penelitian Kecehatan dan Keselamatan.2019.ini ya ja

[3] Najihah K, Salmira CS, Ramadhani S, Apriani N, Hasibuan SS,. Identify Potential Dangerous of Unsafe Action and Unsafe Condition With Work Accident. Journal of Asians Multicultural Research For Medical and Health Science. 2020; 1(2).

[4] Najihah, K., Amalia, N. Sosialisasi Pentingnya Determinan Penyebab Kecelakaan Kerja di Panglong Kayu Kanalom Medan : Analisi Faktor Manusia dan Lingkungan. 2024

[5] Najihah, K., Agustina, S.A., Sulisna,A. Sosialisasi Pentingnya Penerapan Manajemen Risiko K3 di Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru.2022.

[6] Anastrani, D. (2020). Analisis Kecelakaan Kerja di PT Papertech Indonesia Unit II

Magelang dengan Pendekatan Incidents Rates dan Metode HIRA.Universitas.

Muhammadiyah Magelang

[7] Yosepin P C Manalu., Junita Sitorus., Santy,D,S., Firman, F, S., Eva,F,K., Perry,B.C,S., 2023. Factors Affecting Work Accidents In WoodWorkers On Jl. Kapten Sumarsono.

[8] Khanifah, U., Fathoni, A., & Magdalena M, M. (2018). Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Pengerajin Mebel Limbah Kayu Dengan Analisa SWOT (EFAS-IFAS) (Studi kasus: Pengrajin Mebel Limbah Kayu Desa Kangkung, Kec. Mranggen, Kab. Demak ). Journal of Management, 4, 1–22..

[9] Sucipto,C.D. (2019). Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

[10] 31010 I.Risk management — Risk assessment techniques.2018.

[11] Bayur, K. C. Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko. HIRADC, LINI 1.2021.

[12] BPJS Ketenagakerjaan. (2023). Kecelakaan Kerja Makin Marak dalam Lima Tahun Terakhir.https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/berita/28681-Kecelakaan-Kerja-Makin-Marak-dalam-Lima-Tahun-Terakhir.

[13] Tajudin, (2022). https://banten.tribunnews.com/2022/10/14/5980-kasus- kecelakaan-kerja-dibanten-sampai-oktober-2022-kegores-hingga-jatuh- dari-ketinggian

[14] Desti, V., Sribudiani, E., & Mardhiansyah, M. (2018). Identifikasi Sumber Bahaya (Hazard) Dalam Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Industri Penggergajian Kayu Berkat Shalawat Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal University of Riau, 5(2 Juli-Desember 2018), 1–9..

[15] Nita,R.,Is,J,M.,Fahlevi,M,I.,et al.Analisis kejadian kecelakaan kerja pada pekerja perabot kayu di dunia perabot kecamatan blang pidie kabupaten aceh barat daya.J Jurmakemas.2022;2;1. E-ISSN 2808-5264.

Downloads

Published

2025-07-16

Issue

Section

Articles

Similar Articles

11-11 of 11

You may also start an advanced similarity search for this article.